Sabtu, 07 Januari 2012



OBAT HATI

وَإِذْقَالَ رَبُّكَ لِلْمَلَئِكَةِ اِنِّى جَاعِلٌ فِىْ الاَرْضِ خَلِيْفَةً قَالُوْا أتَجْعَلُ فِيْهَا مَنْ يُفْسِدُ فِيْهَا وَيَسْفِكُ الدِّمَاءَ وَنَحْنُ نُسَبِّحُ بِحَمْدِكَ وَنُقَدِّسُ لَكَ قَالَ إِنِّى أَعْلَمُ مَا لاَتَعْلَمُوْنَ {البقرة: 30}.
“Dan ingatlah tatkala Tuhanmu berkata kepada para Malaikat:’Sesungguhnya Aku akan menjadikan seorang khalifah di muka bumi . Mereka bekata:’Mengapa Engkau hendak menjadikan (Khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau? Tuhan berfirman:”Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui ” (QS.Al-Baqarah: 30).
Problematika hidup bukanlah penyebab lunturnya kekuatan, akan tetapi problematika adalah suatu kekuatan. Mengapa, karena orang yang kuat adalah orang yang mampu mengendalikan, menundukan dan menahan nafsu yang lebih cendrung kemudaratan.
Ketika jibril mendapat perintah dari Allah untuk menyampaikan wahyu yang di terima langsung oleh Nabi Muhammad SAW di gua hiro tentang pelajaran dan pengenalan terhadap tuhan. Dengan tujuan supaya manusia tidak menjadikan nafsu sebagai tuhan ( tidak mengikuti kemauan nafsu). Sehingga menemukan kembali jalan yang lurus dan menyembuhkan kembali jiwa yang sakit.
Lantas hal apa yang membuat Nabi Muhammad mau melakukan perenungan di dalam gua selama lima tahun. Tentulah bukan pekerjaan mudah dan bukan pula pekerjaan yang sia– sia. Selama lima tahun bergua hiro, melakukan perenungan untuk mencari kebenaran yang hakiki. Hati yang susah di sertai problemmatika kebiasaan bangsa Quraisy yang buruk menjadi suatu penyebab hati nabi Muhammad gundah gulita.
Genap usia 40 tahun Nabi Muhammad menerima wahyu pertama yaitu Q.s Al – alaq 1 : 5 tentang pengenalan tuhan, proses penciptaan manusia, sifat – sifat Allah, mengajarkan manusia tentang baca tulis dan kebodohan manusia.
Pada saat turun ayat pertama ini hati Muhammad merasa tenang dan Muhammad menemukan jawaban di dalam kehidupan. Apa lagi di dampingi oleh istri tercintanya Siti Khodijah yang selalu mendukung dan menghibur serta memberi semangat kepada Muhammad dalam berda’wah.
 Manusia sampai hari ini telah melakukan perbutan yang sangat biadab alias tidak manusiawi. Peristiwa kerusuhan Bima (NTB),  bentrokan yang terjadi di sumatra selatan, pembantaian orang utan di kalimantan selatan, kerusuhan Ambon VS Maluku, tingkat kriminal di ibu kota meningkat, pemerkosaan tidak pandang bulu dan perampokan brutal.
Mengapa hal demikian bisa terjadi, tentu jawabanya karena hati manusia sebagian sudah busuk, sakit dan berhati binatang.  Sangat tidak manusiawi manusia membunuh sesama manusia. peristiwa yang sangat memilukan dan menyedihkan ini tidak dapat di selesaikan  aparat keamanan dan para pemimpin bangsa.
Belum lagi angka kemiskinan hingga 10 persen atau berkisar 4,32 juta jiwa. Sementara untuk penanggulangan kemiskinan, pemerintah kucurkan Rp 100 triliun. Meskipun riset yang telah di lakukan oleh sejumlah mahasiswa dan penanggulangan kemiskinan tidak dapat menuntaskan permasalahan bangsa ini. Mengapa hal demikian bisa terjadi.
Saya akan menjawab problem ini sesuai realita yang terjadi selama tahun 2011. Ternyata hati manusia telah sakit, hati manusia buta, manusia bisu dan manusia tidak memiliki hati. Mengapa saya katakan demikian karena manusia telah busuk hatinya maupun pikiranya. Saat ini kebanyakan manusia hanya mementingkan dirinya sendiri. 
Negara ini sedang mengalami sakit,  kenapa, karena para pejabat negara semua sumber penyakit, mulai dari tingkat bupati, dewan gubernur, wali kota, DPRD, DPR, kementrian bahkan kepala negara ( Presiden ). Siapa yang mampu menyelesaikan rusaknya sistem negara ini.
Manusia telah buta, buta disini mengandung arti buta hatinya dan buta pemikiranya. Buta mata hatinya yang ada hanya cahaya kemurkaan. Manusia tidak menganggap saudaranya sesama manusia itu manusia melainkan hewan. Kebanyakan manusia memandang nafsu angkara murka sebagai pilihan terbaik di dalam hidup.
Nafsu sebagai tuhan dalam hidup sehingga tidak mampu menembus cahaya kebenaran. Wajar jika Allah menyatakan manusia itu lebih hina dari pada binatang ternak yang tidak berakal.
Manusia itu bisu, bisu di sini bermakna manusia tidak mampu menyampaikan yang hak itu jelas dan yang salah itu benar, Lidah hanya basah mengucapkan perkataan merusak dan ingkar. Hewan yang mampu bersilat lidah adalah mansuia.
Manusia itu tuli, tuli di sini bermakna manusia tidak mau mendegarkan kebenaran dari Allah akan tetapi manusia lebih cendrung mendegarkan perkataan setan.
Manusia telah tiada, artinya manusia tidak menganggap manusuia lainya itu manusia lagi, padahal manusia dengan manusia lainya memiliki hati nurani dan jiwa kemanusian. Manusia lebih suka berkumpul dengan para setan, maka anggapan manusia tentang kebenaran itu adalah yang datangnya dari setan.
Saya akan mencoba meredam sedikit gejolak hati manusia yang di sebabkan oleh sulitnya manusia menemukan kebenaran. Hati yang rusak dan hati yang sakit.  Saya memberikan solusi yang terbaik dan tidak ada lagi keraguan, karena  semuanya datang dari Allah. Mari di simak.
Firman Allah dalam surah Al – hajj : 38
Artinya” sesungguhya Allah membela orang orang yang beriman Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang – orang yang berkhianat.
Makna ayat, Ayat ini sepadan dengan tema yakni obat hati. Setiap hamba yang mau menuju jalan kebenaran maka Allah sebagai penolong dan setiap hamba yang membela diri dari kejahatan manusia dan jin maka Allah juga sebagai pembela.
 Orang yang mengimani Allah dan rasulnya tentu sangat menjauhi sifat khianat karena dapat merusak keimanan. Allah menjadi penolong orang yang beriman yang menjauhi maksiat yang dapat menghitamkan hati dan dapat menyebabkan manusia terjerumus kepada jalan yang Allah murkai.
Oleh karena itu jadikan Allah sebaik – baik penolong karena tidak ada yang mampu menolong manusia keculi dengan pertolongan  Allah. Jauhi sifat khianat karena khianat dapat membawa pada jalan kegelapan dan menjauhi kebenaran. Namun bagi hatinya yang kini gundah dan sulit menerima Allah sebai penolong maka mulailah menjauhi sifat khianat.
Firman Allah dalam surah  ( 5 ) Al – maidah : 93
Artinya” tidak ada dosa bagi orang – orang yang beriman dan mengerjakan amal sholeh, karena mereka mengerjakan amal sholeh, karena memakan makanan yang telah mereka makan dahulu, apa bila mereka bertaqwa serta mengerjkan malan – amalan sholeh, kemudian mereka tetap bertaqwa dan beriman dan Allah menyukai orang orang yang berbuat kebajikan.
Makna ayat, Allah telah menurunkan di dunia ini berbagai macam makanan yang halal lagi lezat rasanya yang di peruntukan untuk manusia mengganjal perut dari rasa lapar. Allah menciptakan yang halal lebih banyak dari pada yang haram. Apabila anak manusia memakan makanan yang tidak halal maka darah dagingnya tidak halal dan berakibat mengerasnya hati untuk menerima kebenaran dan apabila anak manusia masih makan makanan yang haram setelah Allah mendatangkan makanan yang halal dan baik – baik maka manusia itu lebih zolim dari pada hewan melata.
Makanan yang haram juga memberikan suatu dampak negatif kepada hati yakni lebih cendrung menolak kebenaran dan mengerasnya hati. Orang lebih suka memfitnah, membunuh dan menghasyut di sebabkan dari makanan yang tidak halal. Makanan tidak halal  dapat mengerasnya hati dan hati sulit dibawa kompromi.
Mari kita bandingkan, orang kafir yang lebih suka mengensumsi daging babi dengan seorang ulama yang hanya makan daging unta. Siapa diantara mereka yang memiliki hati keras dan siapa diantara mereka yang berhati lembut. Tentu jawabanya alim ulama yang memiliki hati lembut dan mudah menerima kebenaran dan memiliki kesucian hati dari pada orang kafir yang selalu mengingkari kebenaran karena hati dan jiwa di pengaruhi dari makanan haram.
Oleh karena itu, bagi yang hatinya kini sulit menerima kebenaran, jiwa tidak tenang, pikiran kusut dan selalu timbul rasa takut  maka solusinya adalah jauhi makanan yang di larang oleh Allah yaitu makanan haram. Islam mengajarkan mengonsumsi makanan yang sehat dan halal karena makanan halal merupakan makanan yang menyehatkan, maka kembalilah pada al – qur’an sebagai tempat pencari kebenaran hakiki.
Firman Allah dalam surah  ( 7 ) Al- araff: 85
Artinya”  Dan kami telah mengutus penduduk mad-yan dan saudara – saudara mereka syuib ia berkata” hai kaumku sembahlah Allah sekali – kali tidak ada tuhan bagimu melainkan dia ( Allah ). Sesungguhnya telah datang kepadamu bukti yang nyata dari tuhanmu. Oleh karena itu sempurnakanlah takaran dan timbangan dan janganlah kamu kurangkan bag manusia barang – barang takaran dan timbangan, dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi sesudah Allah memperbaikinya, yang demikian itu lebih baik bagimu, jika benar – benar kamu orang yang beriman.

Makna ayat, mengurangi takaran dan timbangan adalah perbutan yang sangat keji dan Allah mengancam orang – orang yang melakukan hal demikian karena dapat merugikan orang lain. Api neraka adalah tempat kembali bagi orang – orang yang nekat mengurangi takaran dan timbangan untuk mencari keuntungan yang sebesar – besarnya.
Mengurangi takaran dan timbangan merupakan tindakan penipuan dalam perdagangan. Rejeki yang di perolehnya tidak halal dan hasil semuanya berdampak pada jiwa. Kebiasaan demikian membawa suatu kebiasaan yakni menipu. Hati menjadi mati dan buntu sehingga jiwa bergejolak, pikiran merosot dan masa depan curam. Sulit menerima kebenaran dan sulit menemukan teman yang benar karena darah dan dagingnya berasal dari hasil menipu.
 Nabi Muhammad  SAW adalah sosok yang pantas di contoh dalam berdagang, karena Rasulullah tidak pernah rugi dalam berdagang karena kejujuranya. Beliau menjadi perhatian para pedagang sehingga banyak yang mencontoh cara berdagang beliau. Harta yang halal dan dan jiwa yang bersih membawa manusia pada jalan yang di ridhoi Allah. Kembalilah kepada Allah dengan menjauhi larangan Allah dan jauhi sifat menipu dalam perdagangan.
Coba lihat cara berdagang Rasulullah ketika berdagang pakaian, jika ada pakain yang robek walaupun sedikit maka Rasulullah terlebih dahulu memberi tahu dan harganyapun tidak mahal berdasarkan kualitas barang.
Mengenal sebab – sebab rusaknya hati seorang mukmin
·         Tidak pernah shalat, kebiasaan menunda waktu akan berdampak kemalasan mengerjakan shalat, akhirnya tidak pernah shalat.
·         Tidak pernah membaca Al-qur’an, tanah akan keras dan akhirnya retak apabila tidak pernah di sirami air hujan. Begitu juga dengan hati apabila tidak pernah di bawa membaca al-qur’an, hati akan keras dan rusak sehingga lebih gampang menjauh dari Allah.
·         Tidak pernah berzikir pada Allah, hati akan gersang apa bila tidak pernah di sirami dengan zikirullah. Lama – lama akan mengeras dan akhirnya rusak. Rusak hatinya maka rusaklah jiwanya, Karena pusat kejiwaan manusia ada pada hati.
·         Dusta, sering berdusta membuat hati menjadi keras dan kotor sehingga cahaya kebenaran yang ada di hati menjadi gelap.
·         Fitnah, lidah ular itu lebih baik dari pada lidah manusia, artinya sejahat - jahatnya mahkluk yang bernama ular tidak akan menyakiti manusia apabila tidak di ganggu, namun lidah manusia lebih berbisa dari pada lidah ular karena bisa membunuh seluruh manusia.
·         Malas, orang malas lebih sering berpikir negatif dan lebih sering membuat onar. Dampak dari orang malas adalah, mencuri, merampok, membunuh dan hura – hura.
·         Terlalu banyak berandai – andai, banyak berandai – andai adalah pintu setan masuk untuk menyesatkan manusia. Sehinga manusia lebih suka bermimpi  dan berkahayal dari pada berusaha. Ahkir dari semua itu orang yang banyak menghayal atau berandai – andai mengambil jalan pintas. Hati – hati banyak berandai – andai dapat membuat hati menjadi keras.
Bagaimana solusi mengatasi problematika manusia yang arut marut saat ini. Saya sebagai mahasiswa akan memberikan solusi yang terbaik buat anda yang hatinya resah, pikiranya kotor, pengangguran dan pesimis.
Setiap insan akan merasakan hal yang sama, tidak ada manusia yang terlepas dari permasalahan karena manusia ketika akan di ciptakan menimbulkan pertanyaan para malaikat kepada Allah tentang kejoliman manusia dan ulah manusia membuat kerusakan dan pertupahan darah. Namun Allah lebih tau dari apa – apa yang tidak di ketahui malaikat tersebut yakni Allah menurunkan para Nabi dan kitab sucinya seperti Taurat, Zabur, Injil dan Al  - qur’an. Semua itu Allah turunkan sebagi hudan bagi manusia dan obat bagi manusia menuju jalan Allah.
Berikut obat hati
Ø  Shalat
                 Allah berfirman dalam surah 22 al – hajj : 77
Artinya: “ hai orang – orang yang beriman, rukuklah kamu, sujudlah kamu, sembahlah tuhanmu dan perbuatlah kebajikan, supaya kamu mendapat kemenagan”.
Bagi anda yang jiwanya tiak tenang, masa depan curam, stres, sulit memilih pilihan dan kepala penuh dengan masalah maka saya memberikan obat yang mujarob yang tidak akan di ragukan lagi yakni melaksanakan shalat wajib maupun shalat sunnah. Sebab perintah pertama yang di terima oleh Rasulullah adalah shalat.
Cerita, dulu saya orang yang tidak pernah melaksanakan shalat, hati saya merasa sesak, masa depan curam, pergaulan bebas, sulit membedakan hal yang baik dan buruk, setiap hari stres dan kepala terasa kusut. Akhirnya saya merenung” inti perenungan saya adalah melihat orang yang sepertinya dalam hidup tidak pernah ada masalah karena melakukan shalat lima waktu”.
Suatu hari stres saya kembali kambuh dan selalu mau marah, akhirnya saya ingat orang yang shalat. Dan saya pun mencoba melangkahkan kaki di mesjid dan melaksanakan shalat sunah duha empat rakaat. Setelah melaksanakan shalat sunnah duha empat rakaat tiba – tiba pikiran saya merasa tenang seperti ditiup angin dari kedinginan yang tidak pernah di rasakan di dunia. Di situlah saya merasakan ketenangan jiwa dan saya lebih mementingkan shalat dari pada berkumpul bersama teman.
Shalatlah ketika anda sulit dalam mengambil keputusan atau hati anda dalam keadaan resah isyaAllah anda akan menemukan ketenangan jiwa. Jangan meminta tolong kepada sesama manusia karena manusia adalah mahkluk Allah yang dhoif ( lemah ) apa lagi memohon pertolongan kepada pohon atau jin.
Nikmat dalam shalat, ketika akan shalat yang lebih utama di kerjakan adalah wudhu, sebelum wudhu terlebih dahulu  mencuci tangan dan lubang hidung terlebih dahulu kemudian membaca do’a wudhu.  Kemudin membasuh seluruh muka, mengalirkan air di kedua tangan terlebih dahulu tangan kanan sampai disiku, mengusap kepala, mengusap kedua kuping sampai kelobang kuping, mengalirkan air di  kedua kaki terlebih dahulu di mulai kaki kanan dari jari – jari kaki samapi ke mata kaki.

Dari segi kesehatan, berwudhu dapat menghilangkan debu yang menempel di permukaan kulit. Dengan mengusap kulit dapat mempelancar peredaran darah sehingga dapat mencegah terjadinya darah kesumbat. Terlebih – lebih pada celah – celah jari kaki tempat mudahnya bibit penyakit bersarang.
Menurut kedokteran, olah raga yang paling lengkap adalah shalat. Mengapa, karena di dalam shalat terdapak gerakan yang sangat mempengaruhi kesehatan seperti melatih kehusukan ( konsentrasi ), takbir dapat memperkuat otot bahu tangan, rukuk dapat memperkuat sistem otot kaki dan kanan, sujud dapat memperlancar darah di kepala dan duduk dua sujud dapat memperkuat sistem otot betis.
Berbahagialah orang – orang yang mampu melaksanakan shalat tepat pada waktunya, dan berbahagilah orang – orang yang telah melaksanakan shalat karena telah bertemu tuhanya. Karena orang yang shalat telah mampu mengesakan bahwa tiada tuhan selain Allah. Allah berfirman dalah (surah) 112 Al – iklas : 1 dan 3 yang artinya” katakanlah: “ dialah Allah, yang maha esa dan dia ( Allah ) tiada beranak dan tidak pula di peranakan.
Ø  Dzikir
      Dzikir artinya selalu mengigat Allah, seorang mukmin di ajurkan agar selalu membasahi lidahnya dengan dzikirullah. Allah akan ingat orang yang selalu ingat kepadanya, bukan Allah yang mencari manusia namun manusialah yang mencari Allah.
Firman Allah dalam  surah ( 2 ) Al – baqarah : 200
Apabila kamu telah menyelesaikan ibadah hajimu, maka berjikirlah dengan menyebut nama Allah Sebagai mana kamu menyebut ( membangga – banggakan ) nenek moyangmu atau bahkan berzikirlah  lebih banyak itu.
Allah mengigatkan kepada manusia dalam surah  ( 5 ) al maidah : 93
Tentang orang yang mengerjakan amal sholeh. Kemudian Allah memberikan balasan bagi mereka yang melaksanakan amal sholeh tersebut dalam surah ( 19 ) maryam : 60 : 61
Artinya:” kecuali orang yang bertaubat, beriman dan yang beramal sholeh maka mereka itu akan masuk surga dan tidak di aniayakan ( di rugikan ) sedikitpun. ( maryam : 60 )
Artinya:” yaitu surga Ad’n yang telah di janjikan oleh tuhan yang maha pemurah kepada hamba – hambanya. Sekalipun surga itu tidak tampak, sesungguhnya janji Allah itu pasti                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                               akandi tepati ( Maryam : 61 )
Orang yang memiliki hati, namun hatiny gundah, gelisah dan sakit. Maka solusinya adalah selalu mengigat Allah dimana pun berada. Bukankah Allah itu akan ingat dengan orang yang selalu ingat kepadanya. Sangat wajar jika Allah tidak memberikan pertolongan kepada manusia karena manusia sudah mulai lupa kepada tuhanya.
 Ibarat rumput yang mengering karena tidak ada sumber air atu tidak pernah di siram di musim panas. Coba lihat rumput tersebut apabila  disiram dengan air hujan maka rumput iru akan menghijau kembali. Begitulah hati manusia yang tidak pernah di bawa berzikir lama kelamaan akan mengalami kekeringan iman. Semua dari itu hati menjadi layu dan mati sehingga sulit untuk membesarkan nama Allah.
Solusi terbaik ialah dengan mendekatkan diri kepada Allah dan menjauhi larangan dan melaksanakan perintahnya.  Mendekat kepada Allah dengan berzikir berarti menyirami rohani dengan cahaya Allah sehingga rohani menjadi subur dan mendapatkan kekuatan dari Allah.Dengan  mengigat Allah berarti memupuk keimanan dan menggantikan semua gersang  dosa yang bersarang di lubuk hati yang paling dalam. Bersihkan hati dengan berzikir kepada Allah, sekotor apapun dan sekeras apapun hati jika di bawa berzikir maka hati akan bersih dan pulih kembali menjadi jiwa yang bersih.
Ø  Perbanyak istiqfar
Cerita, di dalam keseharian saya jarang membasahi lidah degan memohon ampun kepada Allah. Hati terasa keras, kepala pusing, hati gelisah, sulit mencari ketenangan, sering berpikir negatif sering su’zon, suka marah dan mals shalat.
Akhirnya saya melakukan perenungan, hidup seperti hidup di ruang yang sempit. Akhirnya saya mengingat Allah dan sering beristiqfar memohon ampun atas dosa yang pernah saya lakukan, seketika itulah hati dan jiwa saya merasa nyaman tenang dan seperti baru lepas dari belenggu dosa, mari mencoba.
Rasulullah  di jamin oleh Allah masuk surga dan sebagai orang yang terbebas dari dosa ,namun mengapa beliau setiap saat selalu beristifar kepada Allah SWT tidak lebih dari 1000 kali,  jawabannya, karena beliau ingin lebih dekat dengan Allah dan selalu bersyukur kepada Allah dan mencontohkan bahwasanya dengan benyak beristiqfar dapat menentramkan jiwa.
Ø  Membaca Al – qur’an
Bagi hatinya yang bingung dan sulit menuntukan pilihan hidup, saya memberi solusi yang tidak di ragukan lagi yaitu perbanyak membaca Al-quran sebagai sumber ilmu dan al-quran jualah sebagai pedoman hidup manusia. Al-qur’an juga merupakan pembeda mana yang di perintah oleh Allah dan mana yang dilarang oleh Allah.
Allah menantang manusia untuk membuat semacam al-quran. Mengapa, karena kebanyakan manusia meragukan kebenaran al-quran, karena manusia tidak memiliki ilmu dan keimanan. Manusia sombong dan angkuh. Allah berfirman dalam surat 19 maryam:73  )
Artinya:” dan apabila dikatakan kepada mereka ayat – ayat kami yang terang, niscaya orang – orang kafir berkata kepada orang – orang  yang beriman, manakah diantara kedua golongan ( kafir dan mukmin ) yang lebih baik tempat tinggalnya dan lebih indah tempat pertemuanya.
 Ayat ini menerangkan tentang keraguan dan kesombongan orang – orang kafir mengenai kebenaran al –qur’an. Namun di sisi lain tidak menutup kemungkinan ada orang – orang mukmin yang tergolonng dalam golongan ini ( kafir yang ragu )  dengan  meragukan kebenaran al –qur’an. Dia adalah hati yang sakit disertai akal yang mati tentang memahami kebenaran al – qur’an dan Asunnah.
Keutamaan membaca al – qur’an, membaca Al – qur’an merupakan amal mulia dan mendapatkan pahala yang berlipat ganda, karena Al –qur’an merupakan sebaik – baik bacaan di kala senang dan susah.
Dari ibnu mas”ud radiallahu berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda.” Orang yang membaca sebuah huruf dari kitabullah ( Al – qur’an ), maka ia memperoleh suatu kebaikan, sedangkan suatu kebaikan itu akan di balas dengan sepuluh kali lipat yang seperti itu saya tidak menyatakan bahwa Alif lam itu satu huruf tetapi Alif itu satu huruf, Lam satu huruf dan Mim itu satu huruf. ( HR. Imam Tarmudzi ).  
Riwayat” Ibnu mashud diminta nasehat oleh para sahabat” wahai Ibnu Mashud berikanlah nasehat yang dapat di jadikan obat bagi jiwaku yang sedang gelisah. Dalam beberapa hari ini aku masih merasa tidak tentram, jiwaku gelisah dan pikiranku kusut, makan tidak enak tidurpun tak yenyak.
Maka Ibnu Mashud menasehatinya” kala penyakit yang menimpamu maka bawalah hatimu tiga tempat yaitu tempat orang yang membaca Al – qur’an atau engkau yang membaca al – qur’an atau dengar baik – baik orang yang membacanya.
Keutamaan orang yang mendengarkan bacaan Al – qur’an,  membaca Al – qur’an menjadi ibadah yang mulia begitu pula mendegarkanya. Sebagian ulama mengatakan, bahwa mendengarkan Al – qur’an sama saja pahalanya  dengan orang yang membacanya. Artinya berarti bukan kita tidak  perlu membacanya atau mendengarkanya saja namun alangkah kedua – duanya di laksanakan dalam kehidupan ini.
Mendengarkan Al – qur’an ketika dibacakan dengan baik dan cermat dapat menghibur perasaan sedih dari segala macam problematika hidup. Hati keras dapat luluh ketika mendengrkan ayat – ayat Allah ketika di bacakan karena mengandung kekuatan spiritual dalam kejiwaan manusia.
Ø  Banyak bersedekah
Allah berfirman dalam surah 2 Al baqarah : 3
Artinya:” yaitu mereka yang beriman kepada yang ghoib, yang mendirikan shalat dan menafkahkan sebagian rejeki yang kami anugrahkan kepada mereka”.
Makna ayat tersebt ialah ciri - ciri orang beriman dan sebagai peringatan kepada manusia yang sementara di titipkan Allah rejeki yang lebih. Agar harta tersebut di keluarkan sebagian, karena di dalam harta tersebut ada hak milik  orang  miskin atau orang yang berhak menerimanya.
 bagi yang saat ini hatinya gelisah pikiran kusut, rumah tangga berantakan, tidak memiliki waktu santai, sulit memilih pilihan dan cenderung ke hal - hal yang mengantarkan mudarat. maka saya memberi solution in trouble (solusi dalam masalah ) perlu di ketauhi hati anda sedang sakit, jika fikiran resah dan setiap urusan dunia selalu mengalami problem hal ini terjadi karena Allah marah atau menegur anda yang berat mengeluarkan harta kepada yang berhak menerimanya
      Dengan bersedekah maka hati akan tenang, tentram, dan fikiran akan selalu bahagia. Ingat, jika anda sulit mengeluarkan sebagian harta anda maka tunggu azab dari allah seperti Allah membinasakan qorun karena tidak mau mengeluarkan zakat.  Tidak menutup kemungkinan anda akan mengalami hal yang sama seperti qorun di binasakn Allah bersama hartanya.  Bisa jadi, rumah terbakar, perusahaan bangkurut, terjadi PHK, ancaman pembunuhan. oleh itu bersedekahlah maka hati akan tenteram dan sebelum anda terlambat untuk bersedekah.
Yang berhak menerima sedekah
·         Fakir dan
·         miskin
Allah menjelaskan tentang keutaman orang yang bersedekah seperti padi. Seperti butir padi yang ditanam akan memberikan setangkai benih padi yang berjumlah seratus, bahkan 700 bulir padi. begitulah orang yang menafkahkan rejekinya dijalan Allah akan di balas Allah dengan berkali lipat. karena dengan kita berinfak maka Allah akan membalasnya  dengan hal – hal yang tidak terduga.
Banyak sekali perintah Allah di dalam Al – qur’an mengenai perintah sedekah maupun berinfak. Allah yang mengetahui arti dari pekerjaan tersebut yakni dengan bersedekah hati akan tentram, jiwa tenang harta terjaga lebih – lebih perbersihan harta.
Ø  Perbanyak sirahturahmi
Manusia adalah mahkluk sosial yang saling ketergantungan. Manusia membutuhkan manusia yang lain. Manusia tidak akan berkembang dan sejahtera apabila tidak ada manusia yang lainya. Oleh karena itu hubungan manusia dengan manusia sangat penting dan hubungan manusia bersama Allah.
Kekurangan yang ada pada kita akan ditutupi oleh manusia yang lain. Anak adam bisa membaca karena ada manusia yang lain. Begitu juga dengan jiwa dan hati carilah teman atau orang yang mampu memberikan nasehat islami mengenai islam dan obat hati.










Tidak ada komentar:

Posting Komentar